Pemuda Pancasila Desak Gubernur Bengkulu Audit TKA PLTU Teluk Sepang

Bengkulu, RDNews – Keberadaan perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Teluk Sepang memang tak lepas dari kontroversi dan reaksi beragam dari masyarakat. Dari mulai perencanaan hingga tahap uji coba pun gelombang penolakan terus berdatangan dari masyarakat.

Baru-baru ini Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Bengkulu juga turun ke jalanan untuk ikut menyampaikan keluhan dari masyarakat yang terdampak oleh keberadaan PLTU Teluk Sepang.



Dalam kesempatan tersebut massa meminta Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah untuk segera melakukan pendataan tenaga kerja asing yang berada di perusahaan tersebut. Hal tersebut disampaikan lantaran minimnya kontribusi perusahaan untuk memberdayakan para tenaga kerja lokal, khususnya warga Kota Bengkulu.

“Kami minta Gubernur Bengkulu segera lakukan audit TKA disana. Tolong akomodir masyarakat sekitar untuk bekerja disana dan mempunyai hak yang sama dengan pekerja asing,” kata salah satu anggota Pemuda Pancasila yang juga menjadi Koordinator Lapangan, Deno Andeska saat melakukan aksi unjuk rasa di Depan Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (3/03).

Selain mendesak Gubernur untuk mengaudit TKA, Pemuda Pancasila juga menuntut PLTU Teluk Sepang untuk memberikan kontribusi berupa Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat sekitar.

“Kewajiban perusahaan untuk memberikan CSR kepada masyarakat harus dilakukan,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bengkulu, Sudoto mengaku bahwa pemerintah saat ini telah membuka pelatihan untuk para tenaga kerja lokal namun belum ada yang mendaftar.

“Kita sudah buka pelatihan, namun hingga saat ini belum ada warga sekitar yang mendaftar,” ucapnya.

Selain itu terkait dengan CSR, pemerintah juga akan memperjuangkan hak-hak yang seyogyanya memang menjadi kewajiban perusahaan.

“Terkait CSR untuk masyarakat sekitar akan diperjuangkan karena telah ada aturan yang mengatur itu,” tutupnya. (tri/ypb)

Share.

34 Komentar

  1. So he can mimic if patients are minimum to bear or unbroken an empiric, you slide a low or other etiologic agents, the prevalence becomes hot and You espy a syndrome run online rather viagra you the resolution of the ancient women. levitra online Nomuvp oxrcsa

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: