GTT Dan PTT Terima SK Bupati, TKS RSUHD Manna: Tidak Adil

Bengkulu Selatan, RDNews – Puluhan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) Rumah Sakit Umum Hasanudin Damrah Manna Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) datangi kantor DPRD didaerah itu, Senin (16/3) kemarin

Mereka mendatangi kantor dewan tersebut lantaran tidak terima dan merasa ada ketidak adilan jika hanya Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) saja yang dijamin oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Bengkulu Selatan.



“Kami ingin keadilan, Kenapa tenaga pendidik SD dan SMP mendapat SK dari Bupati bahkan dijanjikan gaji yang layak. Sementara kami para TKS di RSUHD Manna seakan tidak mendapat perhatian,” ketua rombongan TKS RSUHD Manna, Edo Sanjaya

Dikatakan Edo, nasib para TKS RSUHD Manna memang saat ini sangat la memprihatinkan. Bagimana tidak penghasilan yang didapat sangatlah minim, semua TKS hanya digaji paling besar Rp 700 ribu per bulan, bahkan ada yang mendapat gaji Rp 300 ribu perbulannya.

Selain itu, Aspirasi TKS yang disampaikan ke DPRD adalah meminta supaya nasibnya lebih diperhatikan oleh Pemda, sebab menurutnya pekerjaan yang di embannya sama beratnya dengan para GTT dan PTT.

Bahkan TKS perawat maupun Bidan di tuntut harus memberikan pelayanan prima untuk kesehatan para pasien. Mereka berharap supaya ada perhatian dari pihak terkait akan hal tersebut.

“Pekerjaan yang kami lakukan juga cukup berat, pagi siang dan malam, hujan badai petir kami lalui untuk kesembuhan pasien,” Imbuh Herlen, salah satu TKS sambil meneteskan air mata.

Sementara itu, Ketua DPRD BS, Barli Halim menyampaikan, pihaknya segera menindaklanjuti keluhan serta aspirasi yang disampaikan para TKS tersebut dan dalam waktu dekat ini akan segera memanggil pihak terkait.

“Secepatnya kami akan memanggil Dirut RSUHD Manna, Kepala Dinas Kesehatan dan Pemda, aspirasi para TKS ini akan kami perjuangkan semaksimal mungkin,” Tutupnya (ypb)

Laporan: Andi

Share.

29 Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: