Hasil Rakorev JMSI, Munas Tetap Pada Rencana Awal Digelar Virtual

RDNews, Jakarta – Rakorev JMSI terlaksana dengan baik, Sabtu, 2 Mei 2020. Rakorev yang dilaksanakan secara virtual ini diikuti Pengurus JMSI Provinsi se-Indonesia, yang dibuka langsung Plt Ketum JMSI Mahmud Marhaba.

Baca Juga

Langkah organisasi menggelar rakorev ini tidak lain menjawab situasi wabah Covid-19 yang menimpa bangsa ini. Diketahui, pasca deklarasi JMSI di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 8 Februari 2020, memutuskan Musyawarah Nasional (Munas) I JMSI dilaksanakan pada bulan Juni 2020 mendatang. Namun, karena situasi dan kondisi bangsa di tengah pandemi Covid-19 ini, maka lewat rakorev memutuskan jika munas I tetap dilaksanakan pada waktu yang telah ditetapkan, bagaimanapun kondisi bangsa ini.

“Ya, itu sudah merupakan keputusan Rakorev JMSI untuk tidak menunda pelaksanaan Munas I JMSI di Riau Juni mendatang. Munas sendiri akan dilakukan secara virtual yang diikuti oleh seluruh pengurus JMSI di Indonesia,” ungkap Mahmud Marhaba usai rakorev.

Ditambahkannya, langkah darurat ini dilakukan melihat situasi bangsa yang belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhirnya wabah Covid-19.

“Dalam kondisi Covid-19 melanda negeri ini atau InsyaAllah akan berakhir secepat mungkin, munas tetap dalam rencana awal. Berbagai alternatif pun dilakukan untuk mewujudkan keputusan organsiasi,” kata Mahmud.

Terkait dengan mekanismenya nanti, pihak panitia pelaksanan munas di Riau akan menggelarnya secara virtual dan akan diikuti oleh seluruh pengurus termasuk mengundang para pejabat tinggi, seperti Ketua MPR RI, Menkominfo, Ketua dan anggota Dewan Pers, Mendagri, Kapolri, serta para Duta Besar beberapa negara sahabat yang sudah masuk dalam agenda sebelumnya.

Hal yang sama juga ditegaskan Plt Ketua JMSI Riau Dheni Kurnia, ia menjamin jika rencana pelaksanaan Munas I JMSI tetap dilaksanakan sesuai dengan rencana.

“Tak ada masalah, semua berjalan dengan baik. Apalagi kebijakan yang dilakukan tertuang dalam AD-ART JMSI, di mana bisa melaksanakan kegiatan organisasi baik di tingkat nasional maupun provinsi secara virtual dalam kondisi darurat seperti sekarang ini,” tegasnya.

Untuk itu, pihaknya akan segera berkoodinasi dengan pihak pemerintah, baik pusat maupun daerah guna melaporkan secara tertulis rencana Munas JMSI tersebut.

“InsyaAllah kami akan lakukan persiapan dengan baik, termasuk dengan mempersiapkan undangan para pejabat di tingkat pusat maupun di daerah,” kata Dheni.

Sementara itu, Plt Sekjen JMSI Rahiman Dani dalam keterangannya mengatakan, jika Pengurus Pusat JMSI akan mempersiapkan administrasi kelengkapan organisasi pers di daerah, mulai dari SK pengurus, administrasi perusahan pers di daerah, serta kebutuhan lainnya termasuk penyempurnaan AD-ART.

“Yang jelas bahwa kami akan siapkan semua kelengkapan administrasi untuk legalitas Munas JMSI nanti,” tutup Rahiman. [JMSI]


RDNews. Pengurus Cabang (Pengcab) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kota Tangerang periode 2021-2026 resmi dilantik. Pelantikan berjalan lancar dan khidmat bertempat di aula kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang, Kamis (9/12). Acara pelantikan dihadiri oleh Wakil Walikota Tangerang, Sachrudin, Sekretaris Jenderal JMSI Pusat Mahmud Marhaba, Bendahara JMSI Pusat, Dede…

RDNews. Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Aceh raih penghargaan di Hari Antikorupsi Sedunia (Harkodia) 2021. Piagam tersebut, diberikan oleh organisasi antikorupsi di provinsi ujung barat Sumatra ini, yaitu GeRAK Aceh, Sekolah Antikorupsi Aceh, dan Transparency International. Diwakili Ketua JMSI Aceh, Hendro Saky, penghargaan tersebut, diberikan oleh Ketua GeRAK Aceh, Askhalani…

RDNews. Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) secara resmi baru saja meluncurkan “JMSI AWARD” dengan tema “Bersemi Kala Pandemi”. JMSI Award adalah anugerah karya jurnalistik bagi insan pers dan media massa, yang diformat dalam bentuk lomba karya jurnalistik yang acara puncak atau malam penganugerahannya nanti dilaksanakan bertepatan dengan momentum peringatan HUT…

Oleh : Ilham Bintang KITA kini sudah merasakan pengalaman sama dan merata. Setiap pagi buka Grup Whats Apps (WA) — komunitas apapun–hanya berita duka yang dominan. Tentang tokoh publik, kawan, tetangga, sahabat, bahkan keluarga terdekat yang wafat. Sekurangnya, pemberitahuan terpapar virus Covid19 sekeluarga, atau satu rumah. Dan, tidak bisa ditampung…