Program JMD Di Lebong Tandai

RDNews, Bengkulu Utara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu Utara (BU) menggelar Bhakti Sosial dan Sosialisasi Pendampingan Pengelolaan Dana Desa (DD) kepada perangkat desa melalui program Jaksa Masuk Desa (JMD) di Desa Lebong Tandai, Sabtu (30/5).
Tujuan kegiatan tersebut agar masyarakat desa mengenal dan mengetahui tugas, fungsi dan kewenangan kejaksaan dalam penegakan hukum di Indonesia.

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, Kajari BU Elwin Agustian Khahar mengatakan, Program Jaksa Masuk Desa dengan mengadakan bhakti sosial dan sosialisasi, untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif akan pentingnya menyusun perencanaan penggunaan dana desa hingga laporan pertanggungjawaban laporan keuangannya.

“Sehingga perangkat desa tidak perlu takut dalam menggunakan Dana Angaran Desa dan ini tentu perlu pengawasan dari berbagai pihak, karena selain dari pendampingan pihak kejaksaan juga kerja sama dengan Polri dan pihak Kemendagri,”ujarnya.

“Kita ingin masyarakat paham dahulu tentang hukum dan fungsi kejaksaan ini seperti apa dan apa tugas- tugas kita serta kewenangan dalam penegakkan hukum,” katanya

Dia mengatakan, kedepannya kegiatan penerangan dan penyuluhan hukum program Jaksa Masuk Desa (JMD) akan dilaksanakan ke seluruh Desa terpelosok yang berada di wilayah hukum Kabupaten Bengkulu Utara

“Kita ingin masyarakat melek hukum. Ini salah satu langkah kejaksaan membangun sistem hukum program JMD,” katanya.

Sementara Itu Kepala Desa Lebong Tandai Bapak Supriyadi mewakili masyarakat mengucapkan terimakasih kepada pihak pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara yang telah memperhatikan Desa Lebong Tandai yang selama ini belum tersentuh dalam segala segi bidang.

“Dengan adanya program-program membangun seperti sekarang proses pada pembangunan merata melalui Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) jalan Akses Menuju Lebong Tandai sudah mulai di bangun dan juga dengan adanya Bhakti Sosial dan sosialisasi Jaksa Masuk Desa, Warga Lebong Tandai tentunya bisa lebih mengenal dan memahami tentang penggunaan Anggaran Desa,”terangnya.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Bupati Bengkulu Utara Mian, Wakil Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata, Wakil Kepala Kejati Bengkulu Tanti Adriani Manurung dan Sekretaris Daerah Haryadi, Dandim 04/23 Bengkulu Utara, Kapolres Bengkulu Utara, Kepala Kejaksaan Negeri BU, berserta Staf dan Jajarannya dan dihadiri Camat, Kepala Desa, Tokoh Masyarakat dan Masyarakat sekitar. [MC]