Penanganan Pasien Kritis Non Covid-19 Telah Sesuai SOP

RDNews, Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Manajemen RSUD M Yunus Bengkulu, menegaskan tidak ada pembiaran penanganan terhadap pasien kritis Non Covid-19. Hal ini juga diperkuat dengan telah disosialisasikannya beberapa pelayanan kesehatan RS M Yunus yang tetap dilakukan sejak 11 hingga 27 Mei 2020, seperti pelayanan bedah syaraf, catheterisasi jantung, hemodialisa, kemotherapi, thalasemia dan pathologi klinik.

Baca Juga

“Jadi, terhadap penanganan kesehatan yang tidak ada di RS penyangga lainnya di Bengkulu, RSUD M Yunus siap untuk melakukan penanganan,” jelas Dirut RSUD M Yunus Bengkulu Zulki Maulub Ritonga, Rabu (03/06).

Ditambahkan Zulki, sejak 2 Juni 2020 pelayanan kesehatan di RSMY Bengkulu kembali normal, hanya saja teknis pelayanan dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan, yaitu penerapan physical distancing, wajib pakai masker dan adanya pembatasan antrean pasien.

“Yang kita ubah juga tempat, jadi kamar-kamar yang jauh dari gedung utama kita belum gunakan, supaya pelayanan juga cepat,” pungkasnya.

Sementara Wadir Pelayanan Umum RSMY Bengkulu, Ismir Fahri juga menegaskan, sejak pasien berada di IGD M Yunus telah dilakukan penanganan sesuai dengan SOP Rumah Sakit.

“Jadi penanganan pasien saat itu sudah dilakukan dengan baik. Dari kronologi yang saya sampaikan tadi menunjukkan bahwasanya kita di M Yunus tidak melakukan penolakan,” ungkapnya.

Sementara itu, dikisahkan Hermawan salah seorang Perawat RSMY Bengkulu yang sempat menangani almarhum, bahwasanya tindakan yang dilakukan telah sesuai aturan. Bahkan ketika pasien dinyatakan meninggal dunia pukul 10.08 wib, ibu korban menyampaikan terima kasih telah merawat dan menyiapkan jenazah untuk dibawa pulang.

“Kita perawat itu kan punya tugas untuk perawatan jenazah. Ketika kita selesai bekerja. Saya waktu berdua dengan rekan saya, ibu korban mengatakan seperti ini, terima kasih ya nak sudah menerima dan merawat anak saya. Dan jam-jamnya sudah tercatat dengan tepat jadi tidak benar dibilang 2 jam sebelumnya setelah keluarga pasien menandatangani perjanjian penanganan pasien tidak kita lakukan penanganan dan perawatan,” terangnya. [MC]


RDNews. Wakil Gubernur Bengkulu Rosjonsyah mengatakan, secara nasional dan tingkat provinsi, Bengkulu masih ada pekerjaan rumah tentang pembangunan manusia. Diantaranya masalah kesehatan. Di mana, ujar Wagub, dari empat faktor masalah kesehatan menunjukan kualitas kesehatan terhadap sebuah wilayah. Yaitu, kematian ibu hamil, melahirkan dan masa nifas, kematian bayi 0 -1 tahun,…

RDNews. Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bengkulu berkomitmen untuk menguatkan penyebaran dakwah melalui media. Kepala Kanwil Kemenag Kota, Zainal Abidin mengatakan jika dakwah bisa dilakukan dengan berbagai cara termasuk melalui media, baik itu cetak, digital maupun elektronik. Hal tersebut ia ungkapkan dalam acara focus group discussion (FGD) bimbingan masyarakat…

RDNews. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meyakini, bahwa pelabuhan Pulau Baai Bengkulu akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pergerakan ekonomi pulau Sumatera bahkan nasional. Terkhusus bagi kemajuan ekonomi provinsi Bengkulu. Semua ini dapat terwujud secara cepat hanya melalui sinergi semua lembaga baik pemerintah, BUMN dan BUMD bahkan keikut sertaan pihak swasta di…

RDNews. Masyarakat Kabupaten Kaur Bengkulu mendapatkan Kartu Bengkulu Sejahtera (KBS), Senin (22/03). KBS yang diserahkan langsung Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah merupakan salah satu dari 18 program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu 2021-2024 bagi masyarakat kurang mampu. “Program ini dikhususkan untuk masyarakat kecil kurang mampu, yang betul-betul pantas dan membutuhkan,”ujar…