Dukung AM Hanafi Jadi Pahlawan Nasional

RDNews, Kota Bengkulu – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Bengkulu, Pusat Kajian Agama, Politik, dan Peradaban (PUSKAPP) dan Monte Carlo Club (MCC) Bengkulu menggelar kegiatan “Song Contest by World Leader Uniform” di Resto Putri Gading, Kota Bengkulu, Selasa (18/08) malam

Baca Juga

Acara itu digelar dalam rangka merayakan HUT RI Ke-75 sekaligus mendukung gelar Pahlawan Nasional untuk tokoh asal Bengkulu AM Hanafi.

Nampak hadir dalam kegiatan, Wakil Ketua Umum JMSI Pusat Rahiman Dani, GM RBTV Pihan Pino, Komisioner Bawaslu Provinsi Bengkulu Dodi Herwansyah, Kepala Dinas DKP Kota Bengkulu Syafriandi, Peneliti PUSKAPP Qolbi Khoiri, Ketua MCC Bengkulu Miftahul Jazim, Ketua PW Al Washliyah Sasriponi Bahrin Ranggolawe, Komisioner Bawaslu Kaur Oyon Supra, Pemerhati Sejarah Benny Hakim Bernardie, Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Bengkulu Nadi Hariyansah dan tamu undangan lainnya.

Wakil Ketua Umum JMSI Pusat, Dr Rahiman Dani dalam sambutannya mengatakan, beberapa hari lalu JMSI bersama dengan Monte Carlo Club dan PUSKAPP berdiskusi kecil untuk membuat acara 17-an sekaligus membuat dukungan gelar pahlawan untuk AM Hanafi tapi dengan nuansa santai dan bebas dari hiruk pikuk politik.

“Timbulah ide untuk menggelar kontes lagu yang mana peserta wajib menggunakan uniform tokoh dunia. Alhamdulilah malam ini terselenggara. Saya perhatikan itu ketua Alwashliayah dengan uniform Yasser Arafat pemimpin Palestin, Pak Qolbi bergaya Vladimir Lenin dari Rusia, Bung Mif dengan seragam Sutan Syahrir dan Pak Dodi bergaya Bob Sadino, Raja Laut Bung Syafriandi dengan gaya Bung Karno-nya. Khusus ini Pak GM RBTV kita dapuk sebagai Sandiaga Uno dari Bengkulu,” kata Rahiman sembari diiringi tepuk tangan peserta

Rahiman Dani yang menggunakan uniform Che Guevara sempat mengutip kata bijak dari tokoh dunia pemimpin Revolusi Kuba itu “Jika Anda bergetar dengan geram pada setiap melihat ketidakadilan, maka Anda adalah kawan saya,” kata Rahiman Dani sekaligus membuka acara.

Dukungan Pahlawan Nasional untuk AM Hanafi

PUSKAPP sebagai inisiator usulan pahlawan Nasional untuk AM Hanafi mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya acara yang didedikasi untuk dukungan ke AM Hanafi. Diwakili Dr Qolbi Khoiri, PUSKAPP menyampaikan perkembangan usulan pahlawan nasional untuk AM Hanafi yang sudah pada tahapan verifikasi tim pengusul daerah. Dirinya berharap ada sinergi seluruh stakeholder agar verifikasi di pusat berjalan lancar.

“Salah satu indikator dari tim verifikasi nanti adalah partisipasi kaum muda, tim verifikasi akan bertanya seberapa kenal kalangan muda terhadap tokoh yang diusulkan. Poinnya sangat tinggi bisa mencapai 20 persen dari seluruh penilaian. Jadi tentu kita sangat berharap sosialisasi, pengenalan, dan moving-moving kegiatan seperti ini terus dilakukan,” kata Qolbi

PUSKAPP dalam waktu dekat juga akan menyelenggarakan seminar dan FGD terkait dengan sosok AM Hanafi “Beliau ini (AM Hanafi) berasal dari Talo Kabupaten Seluma, kemaren kita sudah berkoordinasi dengan Pemda Seluma agar salah satu ruas jalan diberi nama jalan AM Hanafi dan alhamdulilah pihak Dinas PU menyetujui” kata Qolbi

Pemerhati sejarah Benni Hakim Bernardie juga menyampaikan sekilas jejak AM Hanafi terutama saat tokoh nasiona yang sempat menjadi menteri dan Duta Besar itu mendamping Bung Karno semasa pengasingan di Bengkulu.

Dikatakan pria yang akrab disapa Cik Ben ini, AM Hanafi adalah orang yang paling dekat dengan Bung Karno semasa di Bengkulu dan masa perjuangan kemerdekaan. AM itu kata Cik Ben artinya Anak Marhaen yang memberikan nama AM adalah Bung Karno.

“Jadi sangat jelas beliau ini adalah anak ideologis dari Bung Karno,” kata Cik Ben

AM Hanafi lanjut Cik Ben, tokoh kelahiran Bengkulu yang pernah menjabat Menteri dan mantan Duta Besar RI untuk Kuba.

“Nama beliau mungkin tak dikenal dalam hafalan sejarah anak anak sekarang tapi kisah nya sebagai pendiri Asrama Menteng 31, tempat anak muda berkumpul dan mendesak Bung Karno segera memerdekakan Indonesia, terpampang jelas di pintu utama Gedung Juang 45,” jelasnya

Sementara itu, General Manager RBTV Pihan Pino turut mengapresiasi usulan pahlawan Nasional untuk AM Hanafi, Ia membuka ruang seluas-luasnya kepada seluruh masyarakat untuk mengekpresikan dukungannya di RBTV Group.

“RBTV akan membantu memfasilitasi tentu juga kawan-kawan di JMSI, selama ini untuk kebaikan bersama dan kebaikan provinsi yang kita cintai ini Saya siap mendukung penuh. Kami dari media akan memberi fasilitas khusus,” kata Pihan disertai teriakan merdeka [JMSI Bengkulu]


RDNews. Setelah sebelumnya Gubenur Bengkulu, Rohidin Mersyah telah resmi menetapkan nama Gedung Juang 45 menjadi Gedung Juang 45 AM Hanafi Provinsi Bengkulu. Kali ini giliran Pemerintah Kabupaten (pemkab) Seluma yang juga mengikuti jejak gubernur tersebut. Baca Juga: Gedung Juang 45 Bengkulu Berganti Nama, Puskapp Apresiasi Gubernur Pasalnya, melalui keputusan Bupati Seluma,…

RDNews. Pusat kajian agama, politik dan peradaban (Puskapp) Bengkulu bangga serta mengapresiasi langkah taktis serta sistematis Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah yang telah menangkap keinginan dari Puskapp untuk memberikan gelar pahlawan nasional kepada A.M Hanafi. Respon gubernur tersebut terbukti dengan telah diberinya nama Gedung Juang 45 Provinsi Bengkulu dengan menyertakan nama…

RDNews. Gedung Juang 45 Bengkulu telah resmi ditetapkan berganti dengan nama baru yakni Gedung Juang 45 A.M Hanafi Provinsi Bengkulu. Hal tersebut berdasarkan surat keputusan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah nomor C.195.Dinsos tahun 2021. Penetapan nama baru untuk gedung tersebut adalah langkah untuk memuluskan pemberian gelar pahlawan nasional kepada A.M Hanafi.…

RDNews, Bengkulu – Pahlawan adalah gelar yang ditetapkan secara legal oleh Pemerintah. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan merupakan payung hukum yang mengatur mengenai Gelar Kepahlawanan secara formal, lebih tepatnya Gelar Pahlawan Nasional. Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu H. Dedy Ermasnyah…