Diduga Rampas Hp Milik Wartawan, ASN Dipolisikan

RDNews, Kaur – Persaingan sengit terjadi menjelang perhelatan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu ternyata juga menyita perhatian masyarakat.

Baca Juga

Pasalnya, perolehan polling survey yang diadakan salah satu media di bengkulu yang tersebar dibeberapa grub media sosial saling kejar mengejar.

Terpantau media ini perolehan sementara polling survey tersebut saat ini masih unggul sang bakal pasang calon (bapaslon) penantang yakni Lismidianto-Herlian Muchrim dengan perolehan suara sebanyak 3.772 atau 52 persen, sedangkan sang petahana memperoleh 3.508 atau 48 persen dari 7.280 votes.

Namun dibalik sengitnya persaingan di polling tersebut, ternyata ada sedikit permasalahan antara oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) didaerah itu yang bertikai dengan oknum wartawan sedang meliput saat sang petahana mengantarkan berkas ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), baru baru ini

Informasi yang diperoleh, pada saat kegiatan tersebut diduga banyak para ASN pengikut bapaslon mendampingi menuju KPUD, sehingga ASN Kaur banyak mengikuti dan mendapatan sorotan media.

Menurut laporan wartawan Amli yang didampingi forum wartawan Kinal, saat peliputan ditempat terbuka pengantaran pasangan calon bupati, dan saat pengambilan gambar serta pengambilan video, ada salah satu ASN dilingkungan pemda Kaur yang diduga merampas hp milik salah satu wartawan untuk mengapus segala bentuk liputan, dengan cara kasar, serta menghapus segala hasil yang diliput.

Atas kejadian tersebut, Oknum wartawan tersebut mendatangi Polres Kaur, Senin (14/9)

Amli berharap pihak Polres Kaur segera usut tuntas kasus ini agar kedepannya tidak ada lagi kejadian wartawan dilarang dalam meliput dan melanggar UU Pers Nomor 40 Tahun 1999.

“Bila penanganan ini nantinya terkesan lama, maka kami pelapor didampingi anggota forum wartawan kinal akan melapor ke Polda Bengkulu dan menuntaskan permasalahan ini sesuaikan peraturan yang ada, dan bahkan sampai ke Mabes Polri,” pungkas Amli.

Saat ini Jurnalis RDNews sedang berusaha meminta tanggapan dari pihak kepolisian. [ypb]

Laporan: Randia Abadi


Oleh : Elfahmi Lubis PRAHARA yang menimpah beberapa partai belakangan ini, dan terakhir terjadi di Partai Demokrat, seharusnya tidak hanya dilihat dari perspektif soal legal atau tidak legal secara hukum saja. Dan bukan juga hanya dilihat dari pertarungan politik para elit partai yang bersengkongkol dengan elit kekuasaan. Namun jauh dari…

RDNews. Tim jatanras Polda Bengkulu bersama Unit Reskrim Polres Bengkulu Tengah (Benteng) melakukan penyelidikan terhadap aksi bandit spesialisasi pecah kaca mobil yang terjadi dikawasan Jalan KZ Abidin Kelurahan Kebun Dahri Kota Bengkulu, Rabu (03/03). Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes pol. Sudarno mengatakan petugas telah memeriksa TKP dan juga mengambil keterangan…

RDNews. Informasi terkait bakal bergantinya Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu yang beredar belakangan akhirnya ditanggapi Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah. Namun akhirnya informasi tersebut dibantah langsung oleh orang nomor satu di Provinsi Bengkulu tersebut. Rohidin menyebut jika pihaknya belum mempunyai rencana untuk pengganti Sekda. Ia pun menegaskan bahwa informasi terkait Sekda…

RDNews. Sebanyak 38 bupati dan wali kota menandatangani komitmen pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP), Selasa (02/03), di Jakarta. Penandatanganan ini menjadi komitmen awal dibangunnya MPP di masing-masing daerah, yang akan mempermudah perizinan masyarakat dan meningkatkan ekonomi nasional. Penandatanganan ini disaksikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo…