Anggota Panwascam Manna Mogok Kerja

RDNews, Bengkulu Selatan – Buntut dari pemberhentian Ketua Panitia Pengawas Pemilihan tingkat Kecamatan (Panwascam) kecamatan Manna oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bengkulu Selatan (BS) berakhir panjang.

Baca Juga

Pasalnya, seluruh kegiatan aktivitas di Panwascam Manna pada hari ini berhenti. Bahkan, seluruh anggotanya menyatakan keberatan terhadap putusan Bawaslu yang telah memberhentikan Tatang Sumitra Widuna selaku ketua Panwascam Manna.

“Yang pasti atas pemberhentian ini kami semua keberatan terhadap putusan Bawaslu, mulai hari ini kami berhenti beraktivitas sebagai Panwascam Manna sebelum Bawaslu menarik pernyataan pemberhentian tersebut,” kata salah satu Komisioner Panwascam Heri kepada awak media, Rabu (28/10) seperti dilansir kantor berita RMOLBengkulu

Menurutnya, surat pemberhentian akibat rangkap jabatan sebagai Badan Permusyawaratan Desa (BPD) tersebut, dinilai tidak jelas serta tidak memiliki dasar hukum yang kuat. Oleh karena itu, pihaknya meminta Bawaslu mencabut surat pemberhentian tersebut.

“Kalau memang ada peraturan BPD tidak di perbolehkan untuk jadi Panwascam kenapa tidak di berhentikan dari pendaftaran dulu, malah di berhentikan saat memasuki tahapan Pilkada,” ungkapnya

Aksi solidaritas anggota Panwascam ini bentuk kepedulian terhadap pemberhentian tersebut karena di nilai tidak berdasar, bahkan seluruh jajaran Panwascam Manna yang menyatakan keberatan ini berjumlah 22 orang baik Panwascam, Staf dan Panitia Pengawas Desa (PPD).

Selain itu, jajaran Panwascam ini sepakat akan mengundurkan diri dari jabatannya, kalau surat pemberhentian tersebut tidak di cabut oleh Bawaslu.

“Kami siap berhenti dari jabatan kalau Bawaslu tidak mengaktifkan kembali Tatang Sumitra Widuna sebagai ketua. Dan sebelum Bawaslu memberikan putusan segala aktivitas di Panwascam akan berhenti,” tegasnya

Untuk diketahui, Ketua Panwascam Manna Tatang Sumitra Widuna di berhentikan Bawaslu karena menjabat sebagai BPD, surat pemberhentian tersebut secara resmi di tandatangani Ketua Bawaslu BS Azes Digusti tertanggal 21 Oktober lalu. [red/ypb]


RDNews, Bengkulu Selatan – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kabupaten Bengkulu Selatan (BS) umumkan nama-nama yang dinyatakan lulus seleksi. Usai melalui tahapan proses perekrutan, 391 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) dinyatakan lulus, Jumat (13/11). Untuk melihat atau mengecek siapa saja yang telah dinyatakan lulus, Ketua Bawaslu BS Azes Digusti mengatakan masing-masing…

RDNews, Bengkulu Selatan – Bawaslu Bengkulu Selatan (BS) bersama Bawaslu Provinsi Bengkulu Melaunching desa anti politik uang (APU) di desa Ulak Lebar Kecamatan Pino Kabupaten Bengkulu Selatan (BS). Sebab, Bawaslu BS menilai di desa ini rawan akan terjadinya Money Politic. Desa APU ini juga diresmikan demi mewujudkan pemimpin yang berintegritas,…

RDNews.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) resmi mengumumkan sebanyak 33 orang peserta lulus seleksi dan terpilih sebagai anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Tahun 2020. Pengumuman tersebut tertuang dalam surat pengumuman Nomor: 029/BE-01/KP.00.01/XII/2019. Bagi Anggota Panwas Kecamatan terpilih diharapkan untuk melengkapi surat…