Desa APU Diresmikan, Azes: Masyarakat Diharapkan Tidak Terpengaruh Dengan Politik Uang

RDNews, Bengkulu Selatan – Bawaslu Bengkulu Selatan (BS) bersama Bawaslu Provinsi Bengkulu Melaunching desa anti politik uang (APU) di desa Ulak Lebar Kecamatan Pino Kabupaten Bengkulu Selatan (BS). Sebab, Bawaslu BS menilai di desa ini rawan akan terjadinya Money Politic.

Baca Juga

Desa APU ini juga diresmikan demi mewujudkan pemimpin yang berintegritas, pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan di gelar pada 09 Desember mendatang.

Desa ini ini dipilih karena dinilai terdapat perkumpulan bagi masyarakat banyak terlebih lagi pada Rabu malam Kamis. Sebab, terdapat pasar tradisional yang memiliki makanan khas daerah BS yakni Lemang Tapai. Oleh karena itu, desa Ulak Lebar di jadikan pusat launching desa APU tersebut.



“Ini yang ke 35 launching desa APU dan kami berharap agar masyarakat di kecamatan Pino tidak terpengaruh dengan politik uang, kalau pun ada tolak uangnya segera laporkan. Ini semua untuk menciptakan pemimpin yang berintegritas baik pemilihan Bupati atau pun Gubernur,” sampai anggota Komisioner Bawaslu Provinsi Halid Saifullah.

Dirinya juga menyampaikan menangkal, serangan Money Politic ini bukan hal yang mudah, sebab. Politik uang ini merupakan salah satu kerawanan di dalam Pilkada untuk menciptakan Pilkada yang berintegritas. Oleh karena itu, dirinya berharap peran serta masyarakat untuk bersama-sama memberantas Money Politic ini.

“Kalau untuk saat ini se-provinsi Bengkulu laporan terkait pelanggaran Pilkada hanya 30 laporan, itu pun hanya temuan Bawaslu ataupun Panwascam. Untuk itu, kami berharap agar masyarakat dapat ikut mengawal proses Pilkada. Kalau ada pelanggaran seperti Money Politic segera laporkan ke Bawaslu,” sampai Halid.

Sementara itu, Ketua Bawaslu BS Azes Digusti mengatakan. Untuk menciptakan pemimpin yang berintegritas itu di mulai dari diri kita sendiri, jadilah pemilih cerdas tolak uang Money Politic pada pemilihan Gubernur maupun Bupati nantinya.

“Kami (Bawaslu) berharap agar masyarakat tidak terpengaruh dengan Politic uang ini. Kami hanya ingin Pilkada ini berjalan dengan aman nyaman, damai tidak ada pelanggaran serta tidak ada masalah di kemudian hari,” tandas Azes.

Turut hadir dalam launching desa APU ini, Kapolres BS, Perwakilan Kejari, Asisten I sekretariat daerah, Camat Pino, seluruh kepala desa berserta Badan Permusyawaratan Desa kecamatan Pino. [adv]

RDNews, Bengkulu Selatan – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kabupaten Bengkulu Selatan (BS) umumkan nama-nama yang dinyatakan lulus seleksi. Usai melalui tahapan proses perekrutan, 391 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) dinyatakan lulus, Jumat (13/11). Untuk melihat atau mengecek siapa saja yang telah dinyatakan lulus, Ketua Bawaslu BS Azes Digusti mengatakan masing-masing…

RDNews, Bengkulu Selatan – Buntut dari pemberhentian Ketua Panitia Pengawas Pemilihan tingkat Kecamatan (Panwascam) kecamatan Manna oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bengkulu Selatan (BS) berakhir panjang. Pasalnya, seluruh kegiatan aktivitas di Panwascam Manna pada hari ini berhenti. Bahkan, seluruh anggotanya menyatakan keberatan terhadap putusan Bawaslu yang telah memberhentikan Tatang Sumitra…

RDNews.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) resmi mengumumkan sebanyak 33 orang peserta lulus seleksi dan terpilih sebagai anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Tahun 2020. Pengumuman tersebut tertuang dalam surat pengumuman Nomor: 029/BE-01/KP.00.01/XII/2019. Bagi Anggota Panwas Kecamatan terpilih diharapkan untuk melengkapi surat…