Desa Anti Politik Uang Diresmikan

RDNews, Bengkulu Tengah – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) resmikan desa Anti Politik Uang (APU) di Desa Sidodadi Kecamatan Pondok Kelapa Benteng, Senin (9/11).

Baca Juga

Desa APU tersebut diresmikan langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu, Parsadaan Harahap. Turut hadir diacara itu perwakilan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kajari, Polres serta tamu undangan lainnya.

Parsadaan berharap dengan telah diresmikannya desa APU yang digalakkan secara nasional tersebut bisa mengupayakan agar money politik (politik uang) yang sudah menjamur pada perhelatan pesta demokrasi bisa dikurangi.

“Kalau menihilkan mungkin sangat sulit, tapi akan kita kurangi dengan melakukan pendekatan dari bawah dengan melibatkan masyarakat desa serta tokoh-tokoh yang ada disetiap desa,” ungkapnya

Parsa juga mengatakan bahwa program desa APU sudah merupakan yang ke 37 se-Provinsi Bengkulu.

Ditempat yang sama, Ketua Bawaslu Benteng Asmara Wijaya mengatakan dipilihnya desa tersebut sebagai tempat peresmian karena mempunyai mata pilih terbanyak kedua di daerah itu serta memiliki tingkat TPS yang cukup banyak.

Dengan demikian, tidak hanya didesa Sidodadi disemua desa yang ada di Kabupaten Benteng diharapkan bisa mendeklarasikan menolak politik uang dan mempunyai semangat yang sama untuk tidak menciderai pesta demokrasi mendatang.

“Ini merupakan awal dari desa-desa lain untuk mendeklarasikan bahwa desa di benteng ini siap menolak politik uang,” pungkasnya [ypb]


RDNews.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) sudah menjadwalkan akan membentuk Panwaslu Kelurahan/Desa (PKD). Ketua Bawaslu Benteng, Asmara Wijaya mengatakan rekrutmen PKD tersebut dimulai tahapan pendaftaran pada 16 sampai 22 Februari. Kemudian diakhiri dengan tahapan pelantikan 13 sampai 20 Maret. “Setiap Kelurahan/Desa akan diisi 1 orang, total…