Penyidik Kejari Bengkulu Selatan Geledah Kantor, Rumah Kades Hingga Kantor DPMD

RDNews, Bengkulu Selatan – Setelah menerima laporan dari masyarakat desa sejak (28/08) lalu, akhirnya kasus dugaan korupsi yang diduga melibatkan kepala desa Air Umban, kecamatan Pino Bengkulu Selatan (BS). Membuat Kejaksaan Negeri (Kejari) BS turun langsung kelapangan untuk menuntaskan penyidikan, Rabu (18/11).

Baca Juga

Bahkan, hasil penggeledahan penyidik yang dilakukan di tiga tempat yakni kantor desa, rumah kepala desa hingga di kantor Dinsa Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) ikut digeledah. Itu untuk memastikan laporan dugaan korupsi tersebut, hingga tim penyidik Kejari menyita berkas penggunaan Dana Desa (DD) sebanyak 159 item mulai dari tahun anggaran 2017 hingga 2019.

“Upaya penggeledahan ini dilakukan dalam upaya melengkapi data penyidikan untuk penyelesaian kasus dugaan korupsi di desa Air Umban yang lebih valid guna mendukung upaya pembuktian saat persidangan,” kata Kepala Kejaksaan Negeri BS, Nauli Rahim Siregar kepada awak media saat Press Release.

Dikatakannya, Setelah penggeledahan di kantor desa, rumah kades dan DPMD di dapati bukti-bukti terkait penyidikan dugaan korupsi di desa Air Umban.



“Dari tiga tempat yang kita geledah, ada 4 kardus dokumen dengan isi 159 item dokumen dan 1 unit laptop bendahara juga kita sita,” imbuhnya

Adapun dokumen disita seperti. SPJ, Pajak, SK2 , Buku Kas, Laptop bendahara, cap rekanan dan dokumen lainnya. Kemudian nanti berkas itu akan ditelaah, untuk menambah bukti-bukti dugaan kasus korupsi tersebut, sehingga nanti menjadi dasar penuntutan saat di pengadilan nanti.

“Jadi dokumen nanti masih akan kita telaah dan dipilah untuk dijadikan alat. Ini untuk menguatkan pembuktian dalam persidangan nanti,” sampai Nauli

Sementara itu, usai melakukan penggeledahan tersebut pihaknya memperkirakan dalam waktu dekat, akan segera menetapan tersangkanya. Dan dipastikan akhir tahun ini sudah ada tersangkanya.

Selain itu, kegiatan yang dilakukan penyidikan tersebut, mulai kegiatan fisik seperti pembangunan jalan dan gedung. Bahkan, dari hasil hitungan sementara pihaknya menduga telah terjadinya korupsi pada kegiatan tersebut. Bahkan dalam hitungan pihaknya kerugiannya hingga mencapai ratusan juta.

“Untuk pastinya kita menunggu hasil audit BPKP, setelah hasil audit keluar baru ketahui apakah ada kerugian negaranya atau tidak, jika ada maka kami akan langsung menetapkan tersangkanya,” tutup Nauli dilansir Kantor Berita RMOL Bengkulu [ypb]

RDNews. Bengkulu Selatan ini cukup perspekting, pantainya lumayan atraktif dan bagus. Meskipun ada beberapa aset yang diberdayakan secara maksimal namun tetap memiliki potensi yang cukup besar untuk dikelola. Demikian disampaikan Ketua Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU), Witjaksono saat berkunjung ke Bengkulu Selatan, Jumat (17/9). Pria muda kelahiran Pati, November 1981,…

RDNews. Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan mendukung penuh rencana pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bengkulu Selatan yang rencananya akan digelar pada 27 Agustus 2021 mendatang. Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi saat menerima audiensi Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD KNPI Kabupaten Bengkulu Selatan…

RDNews. Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terkait pelaksanaan pesta perkawinan, kegiatan ekonomi dan kegiatan lain yang mengumpulkan massa dalam penanggulangan Covid -19 di Bengkulu Selatan (BS) akan diberlakukan pada 19 Juli mendatang. Hal itu, berdasarkan SE Nomor : 360/179/COVID-19/IV/2021 yang diterbitkan pada 13 Juli ini, PPKM berlaku sampai waktu yang…

RDNews. Desa di Kabupaten Bengkulu Selatan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, Senin (28/6). Terpantau di Desa Tanjung Aur kabupaten BS telah menyelesaikan penghitungan suara. Pilkades di desa tersebut diikuti 3 calon, diantaranya nomor urut 1 Genti, nomor urut 2 Rustam dan no urut 3 Arman Parisi. Dari tiga calon…