Komisi III DPRD Bengkulu Selatan Panggil Dinsos

RDNews – Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari APBD Bengkulu Selatan (BS) yang di peruntukan untuk warga kelurahan hingga saat ini belum sepenuhnya disalurkan oleh Dinas Sosial (Dinsos) BS. Bahkan, bantuan dampak pandemi Covid-19 ini baru di salurkan tiga bulan terhitung dari bulan Juni hingga Agustus.

Baca Juga

Oleh sebab itu, Komisi III DPRD BS melakukan pemanggilan pihak Dinsos. Dalam pertemuan itu, DPRD meminta BLT kelurhan ini disalurkan sebelum masa tenang Pilkada atau ditunda sesudah Pilkada.

Pemanggilan itu, menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang mempertanyakan penyaluran BLT sebesar Rp 300.000 perbulan selama 6 bulan yang terhitung sejak bulan Juni hingga Desember ini. Namun, bantuan dampak Covid-19 itu baru tersalur tiga bulan yang semestinya bantuan tersebut sudah tersalurkan semua di bulan Desember ini.



Dari hasil hearing di ruang kerja Komisi III disepakati BLT kelurahan yang tersisah tiga bulan lagi akan disalurkan sebelum masa tenang Pilkada. Sebab, bantuan ini jangan sampai di manfaatkan untuk kepentingan politik menjelang Pilkada.

“Ini sudah bulan Desember, kenapa BLT kelurahan belum juga tersalurkan semua. Jadi hasil kesepakatan BLT ini harus disalurkan sebelum masa tenang pada Sabtu (5/12) ini sudah disalurkan, kalau tidak maka penyaluran lebih baik ditunda dan kembali dilanjutkan setelah Pilkada,” kata Ketua Komisi III DPRD BS Holman kepada awak media, Jumat (04/12).

Holman juga, menyangkan sikap Dinsos yang terkesan menunda penyaluran BLT kelurahan untuk tiga bulan terakhir ini. Sebab dirinya mengakui kalau masyarakat yang menerima sudah lama menunggu. Namun, Dinsos terkesan mengulur-ngulur penyaluran BLT di masa sulit karena dampak Covid-19 ini.



“Kenapa tidak disalurkan sejak November lalu. Ini kan sudah lama ditunggu masyarakat. Dan BLT ini kan tinggal transfer ke rekening penerima. Seharusnya bantuan seperti ini harus cepat disalurkan mengigat masa pandemi Covid-19,” sesalnya

Sementara itu, Plt Dinsos BS Didi Ruslan, mengaku selama ini penyaluran terkendala teknis dan pihaknya masih merampungkan data penerima. Sehingga penyaluran BLT untuk bulan Oktober, November dan Desember baru akan disalurkan bulan Desember.

Selain itu, Dirinya menepis penundaan penyaluran BLT kelurahan disengaja dan disangkutkan untuk kepentingan Pilkada. Dia mengaku penyaluran BLT tidak ada hubungannya dengan tanggal 9 Desember atau hari H Pemilihan kepala daerah (Pilkada).

“Tidak ada kaitannya dengan Pilkada hari apapun sama, keterlambatan ini karena terkendala teknis. Kami tidak menunda penyaluran,” tandasnya seperti dilansir kantor berita RMOL Bengkulu. [Red]


RDNews. Tidak terima menjadi korban dugaan tindak pidana penipuan, Warga Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan inisial LR (45) memilih membuat laporan polisi di Polsek Pino Raya Polda Bengkulu, Kamis (25/02) yang lalu. Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Deddy Nata melalui Ps Paur Humas AIPDA Suharyanto kepada awak media membenarkan pihaknya…

RDNews. Bupati Bengkulu Selatan terpilih, Gusnan Mulyadi dan Wakilnya Rifa’i Tajuddin resmi dilantik Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah di Balai Semarak, Jumat (26/2/2021). Gusnan dan Rifa’i dilantik bersama 6 Bupati terpilih lainnya se Provinsi Bengkulu. Usai dilantik Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi siap menjalankan amanah diperiode pemerintahannya. “Karna kita ini pasangan…

RDNews. Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) H. Zainal Abidin Merahli tutup usia, Selasa (23/02). Mantan pejabat di Bengkulu Selatan itu tutup usia di umur 65 tahun, meninggal pukul 12:00 Wib akibat penyakit komplikasi yang di deritanya, saat ini almarhum di semayamkan di kediamannya di jalan Affan Bachsin…

RDNews. Bupati Bengkulu Selatan terpilih, Gusnan Mulyadi meminta pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) dan DPKAD Bengkulu Selatan segera membayar Tunjangan Profesi Guru (TPG) tahal IV bulan November dan Desember TA 2020 yang masih belum dibayarkan. “Itu hak guru segera dibayarkan. Jangan ditunda lagi karena hal itu menyangkut hak dan…