Martabat Kewartawanan Perlu Dijaga Demi Kepercayaan Publik

RDNews – Dewan Kehormatan PWI Pusat menyerukan kepada seluruh wartawan dan insan pers untuk senantiasa menjaga martabat profesi agar senantiasa dipercaya publik. Di tengah perkembangan media dengan multiplatform dan juga agresivitas konten media sosial yang tak terkendali, profesi wartawan dan kewartawanan terancam terdegradasi apabila tak mampu menjaga ruh dan prinsip prinsip dasar kewartawanan.

Baca Juga

Itulah antara lain butir-butir pernyataan Dewan Kehormatan PWI Pusat dalam Catatan Akhir Tahun 2020. DK menegaskan dalam pusaran kancah politik yang makin dinamis terkadang keras, wartawan diminta untuk menjaga jarak dengan kepentingan politik dan meletakkan kepentingan masyarakat di atas segalanya.

“Kita lahir dan eksis dari kepercayaan publik, bekerja untuk publik, bukan untuk pemerintah atau sebaliknya kelompok kepentingan di masyarakat,” kata Ketua DK PWI Ilham Bintang.

Rapat dihadiri oleh Sekretaris Sasongko Tedjo, anggota DK Tri Agung Kristanto, Rajapane dan Nasihin Masha.

DK PWI selanjutnya menyatakan sebaik-baik wartawan ialah yang tetap bekerja profesional, berpegang teguh kepada kode etik jurnalistik dan kode perilaku wartawan. Di sisi lain aparat dan masyarakat diminta tak perlu alergi atau mencoba memberikan tekanan terhadap pers dalam melaksanakan tugasnya. ”Wartawan dilindungi Undang Undang dalam menjalankan profesinya,” tandas Ilham Bintang.

Namun DK PWI juga prihatin dengan kondisi media dan wartawan saat ini yang mengalami tekanan dari sisi kelembagaan karena merosotnya ekonomi dan pergeseran konsumsi media di masyarakat.

Untuk itu DK PWI mengharapkan penyelesaian masalah antara perusahaan media dengan karyawan pers dilakukan hati-hati dan tetap mengutamakan penghormatan kepada para pekerja pers.

Seharusnya semua pihak ikut memikirkan nasib pers karena tidak ada demokrasi tanpa pers yang sehat dan wartawan yang menjalankan fungsi kewartawanannya dengan benar.

Dewan Pers diimbau untuk turut menjaga situasi dengan mempertahankan prinsip prinsip kewartawanan dan tidak hanya mengutamkaan prosedur administratif dalam menilai keabsahan media dan wartawan. Yang harus dijaga menurut ketentuan UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 wartawan bekerja pada lembaga pers harus berbadan hukum dan mentaati Kode Etik Jurnalistik.

Dewan Kehormatan PWI Pusat juga mengharapkan peranan wartawan dan pers dalam mengatasi krisis pandemi agar segera berlalu dan kita memenangkan pertempuran melawan covid 19.

“Masyarakat masih perlu terus diedukasi dan di sisi lain kebijakan serta langkah langkah pemerintah perlu terus dikontrol dan dikritisi,” kata Ilham Bintang. [Rls]


RDNews. Tokoh Pers Riau H Dheni Kurnia mengingatkan wartawan dan media untuk tidak terjebak pola pemberitaan sepihak dan tidak berimbang. Pemberitaan tanpa konfirmasi selain sarat dengan kepentingan pihak-pihak tertentu, juga akan menjerumuskan wartawan maupun media pada tindakan “Trial by the press”, penghakiman oleh media. Penegasan itu disampaikan Dheni Kurnia menyikapi…

RDNews | PADANG – Dewan Pers menjadwalkan verifikasi faktual 10 pengurus daerah (Pengda) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) mulai 18 Februari hingga 27 Maret 2021. Berbarengan dengan verifikasi faktual itu, juga digelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di 34 provinsi sepanjang tahun 2021 ini. “Alhamdulillah, Sumatera Barat merupakan salah satu Pengda…

Oleh: Hendro Saky SATU tahun usia Jaringan Media Siber Indonesia atau JMSI. Organisasi perusahaan pers, yang kelahirannya dibidani oleh sejumlah insan pers dari penjuru nusantara itu, dilahirkan dalam sebuah prosesi sederhana. Dan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menjadi tempat dan saksi peristiwa bersejarah tersebut, pada 8 Februari 2020. Dan kini, 8…

RDNews. Ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang turut aktif bekerja sama dalam menyukseskan dan membesarkan nama Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) disampaikan Ketua Umum JMSI Teguh Santosa saat menyampaikan sambutan di Hari Ulang Tahun ke-1 JMSI, Senin (8/2). Kepada para anggota JMSI, Teguh Santosa turut menyampaikan kabar gembira. Dia memastkkan…