Polres Kepahiang Berhasil Ungkap Prostitusi Online

RDNews. Polres Kepahiang berhasil mengungkap kasus prostitusi online anak dibawah umur yang menjalankan aksi pelayanan maksiat lintas kabupaten. Jasa pelayanan anak dibawah umur untuk laki-laki hidung belang ini beroperasi didua kabupaten, yakni Kepahiang dan Rejang Lebong yang dikendalikan seorang mucikari berinisial LT (17).

Baca Juga

Dalam melancarkan bisnisnya, LT memanfaatkan aplikasi online mechat untuk mencari palanggan. Setelah mendapatkan pembeli, komunikasi lebih inten dilakukan melalui pesan singkat hingga disepakati harga dan tempat berkencan.

“Satu orang mucikari berinisail LT sudah kita tetapkan tersangka dan sekarang sudah ditahan untuk diproses secara hukum,” tegas Kapolres Kepahiang Polda Bengkulu, AKBP Suparman SIK MAP didampingi Kasat Reskrim, Iptu Welliwanto Malau dan jajaran pejabat Polres Kepahiang, Rabu (30/12).

Tarif sekali kencanpun hanya dibanderol antara Rp 50.000 hingga Rp 200.000. Hal tersebut tergantung kesepakatan antara PSK dan tamu. Disinyalir setiap anak buahnya usai melayani tamu LT mendapatkan bagian keuntunggan dengan besaran yang sudah disepakati keduanya.

Praktik prostitusi online dengan para PSK anak dibawah umur ini terungkap setelah polisi menangkap tersangka permerkosaan terhadap seorang bocah berusia 14 tahun di wilayah Kabupaten Kepahiang. Oleh empat tersangkap MN (16), LU (20), MO (18), dan IN (42). Saat pengembangkan kasus, didapat keterangan dari tersangka mengenai adanya indikasi praktek jasa prostitusi online yang dijalankan LT .

“Protitusi dengan anak dibawah umur ini terungkap saat pengembangan perkara, dari keterangan para ketersangka,” jelas Williwanto Malau.



Selain itu, polisi juga membongkar peredaran pil hexymer ilegal. Pil itu diduga dicekoki ke korban pemerkosaan yang berusia 14 tahun.

Sebelum para tersangka menyetubuh korban, pada kasus pel hekymer ada tiga tersangka YS (23), MA (17), dan RR (21). Ketiganya merupakan rekan para tersangka permerkosaan, Polisi mengamankan barang bukti berupa uang Rp 200 ribu, 44 butir pil hexymer dan tiga unit ponsel. [ypb]

Tribratanewsbengkulu


RDNews. Satreskrim Polres Kepahiang Polda Bengkulu melalui unit PPA berhasil mengungkap kasus pencabulan terhadap anak perempuan dibawah umur serta berhasil menangkap 2 orang tersangka berinisial DR (15) dan GA (16) yang berstatus pelajar SMP dan SMA di Kabupaten Kepahiang. Dari tindakan bejat yang dilakukan kedua tersangka kepada korban saat ini…

RDNews. Berhasil mendapatkan informasi keberadaan pelaku setelah melakukan penyelidikan usai menerima laporan polisi pada hari Kamis (14/01), Tim Kepolisian yang dikomandoi langsung Kasat Reskrim Polres Kepahiang IPTU Welliwanto Malau langsung bergerak melakukan upaya penangkapan. Puncaknya pada Dini hari, Jumat (15/01) sekira pukul 01.00 Wib, 2 orang pria Warga Kabupaten Bengkulu…

RDNews. Seorang warga Pasmah Air Keruh (Paiker) Kabupaten Lintang Empat Lawang Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ditangkap Polres Kepahiang. Soalnya pria bernama lengkap Reki Rikaldo (27) wara Desa Lubuk Mabar ini membawa senjata tajam (Sajam) jenis pisau. Pelaku ditangkap saat giat patroli Jum’at dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, saat anggota…

Kepahiang, RDNews – Pembentukan tim terpadu fasilitas pengembangan pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak (T2TP2A) serta persamaan persepsi dan aksi dalam upaya perlindungan perempuan dan anak di Kabupaten Kepahiang resmi dibentuk Senin (2/3). Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Kepahiang Hidayattullah Sjahid, di Aula Kejari Kepahiang itu turut…