Kembangkan Potensi Desa, Mewujudkan Kemandirian Desa Sungai Lisai

RDNews. Menggali potensi ekonomi desa tertinggal merupakan sesuatu yang amat penting agar mampu mengurangi tingkat kemiskinan yang besar sekali jumlahnya. Pengurangan angka kemiskinan ini menjadikan masyarakat mampu menambah pendapatannya dan bisa memperbaiki kondisi ekonominya, serta meningkatkan daya konsumsinya.

Baca Juga

Untuk itu yayasan Lebong Maju Lestari melakukan ekspedisi mulai dari hari Jumat 8 Januari sampai dengan Minggu 10 januari 2021. Ekspedisi tersebut bertujuan untuk menggali potensi desa bersama Bapeda Kabupaten Lebong, Bank Bengkulu, IYES Bengkulu serta di dampingi polisi kehutanan.

Dalam ekspediai itu, ditemui permukiman dikelilingi perbukitan di salah satu desa terpencil yang merupakan satu dari 8 desa di Kecamatan Pinang Belapis yakni Desa Sungai Lisai, Kecamatan Pinang Belapis,Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu

Untuk dapat menjumpai desa yang dihuni 84 Kepala Keluarga (KK) itu masyarakat mesti berjalan kaki tidak kurang dari 4 jam hingga 6 jam perjalanan, dengan mengikuti aliran sungai Sebelat di daerah itu.

“Kita memang senggaja datang kesini untuk melihat potensi desa untuk mewujudkan kemadirian desa ini dan disini memang masih membutuhkan sentuhan pemerintah, melihat ada beberapa rumah yang belum menggunakan lampu listrik yang berasal dari dinamo listrik yang dihasilkan dari kincir air,” Pembina yayasan, Yumi Riani dilokasi.

Dia berharap masyarakat bisa mempertahankan kearifan lokal yang ada didesa, menjaga kekompakan gotong royong serta adat dan budaya.

Disis lain perwakilan Bank Bengkulu, Roby Wijaya selaku mengatakan bahwa Bank milik pemerintah maupun masyarakat Provinsi Bengkulu juga berperan aktif dan memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat.

“Masyarkat bisa mengajukan pinjaman dengan persayaratan yang mudah untuk membantu sektor ekonomi dalam permodalan usaha masyarakat desa Sungai Lisai,” jelasnya

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Sungai Lisai, Hajron Hadi mengucapkan terimkasih atas kunjungan tersebut.

“Terimakasih atas kunjungannha, beginilah kondisi desa kami, desa kami berada di tengah-tengah TNKS. desa ini sudah ada sejak 1963, dan definitif pada tahun 1974,” pungkasnya. [ypb]

Laporan: Aan Sugiman


RDNews. Dengan ditetapkannya penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yakni AKP Steppanus Robin Pattuju (SRP) sebagai tersangka penerima suap terkait pengurusan kasus dugaan korupsi jual beli jabatan di Pemerintahan Kota (Pemkot) Tanjungbalai, menjadi sorotan bagi lembaga anti korupsi di Bengkulu, Jumat (23/4). Pasalnya, dengan ditetapkanya SRP selaku penyidik KPK sebagai penerima…

RDNews. Perkembangan kasus PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu alias Bank Bengkulu yang ditangani oleh pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu memasuki tahap pemeriksaan saksi ahli. Selasa (20/4). Tahapan penyelidikan (lidik) saat ini masih terus dilakukan oleh pihak Kejati dengan terus mengumpulkan bukti-bukti serta dokumen-dokumen yang dapat menunjang perkara tersebut. Dikatakan Kepala…

RDNews. Gubernur Rohidin Mersyah apresiasi laju pertumbuhan Bank Bengkulu yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini diketahui dari hasil laporan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan PT. Bank Pembangunan Daerah Bengkulu Tahun Buku 2020 yang digelar di Graha Bank Bengkulu Ballroom Lantai 7, Kamis (18/3). Di tengah…

RDNews. Mantan Kapolda Bengkulu, Irjen Pol (Purn) Supratman, resmi menjabat sebagai Komisaris Independen PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu, Kamis (18/3) kemarin Supratman di lantik Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah di Graha Bank Bengkulu Lantai 7 dengan dihadiri Direktur Bank Bengkulu (BaBe), Komisaris Bank Bengkulu,serta seluruh Kepala Daerah Kota dan Kabupaten. Dikatakan…