Polres Kepahiang Tetapkan 3 Tersangka Tambang Ilegal

RDNews. Kasus penambangan pasir ilegal di Desa Lubuk Penyamun Kecamatan Merigi Kabupaten Kepahiang Bengkulu telah ditetapkan 3 tersangka oleh Sat Reskrim Polres Kepahiang Polda Bengkulu yakni berinisial IJ, HI, dan MA, ketiganya warga Kecamatan Merigi.

Baca Juga

Dari pengakuan salah satu tersangka tersebut. Ada nama oknum anggota DPRD Kabupaten Kepahiang, yang terlibat dibalik aktivitas yang melanggar Undang-Undang No 4 Tahun 2009 Tengang Pertambangan Mineral dan Batubara tersebut.

“Ya, ada nama oknum anggota DPRD Kabupaten Kepahiang yang disebut ikut andil dalam penambangan pasir ilegal tersebut. Saat ini kita sedang lakukan penyelidikan lebih lanjut atas pengakuan para tersangka ini,” terang Kapolres Kepahiang AKBP Suparman melalui Kasat Reskrim Iptu Welliwanto Malau.

Pengungkapan kasus tambang ilegal ini terjadi kemarin (Selasa ,12/01) lalu, pada saat Sat Reskrim Polres Kepahiang melakukan penertiban terhadap aktivitas penambangan pasir ilegal di Desa Lubuk Penyamun Kecamatan Merigi. Sebanyak 5 penambang ilegal pun turut diamankan ke Mapolres Kepahiang untuk diperiksa lebih lanjut.

Adapun kelima penambang yang diamankan tersebut, yakni IJ (61) dan HI (42), warga Desa Lubuk Penyamun Kecamatan Merigi. Kemudian Su (5) warga Kecamatan Curup Tengah, AE (46) warga Kecamatan Curup Selatan, dan Ya (50) warga Desa Rimbo Recap Kecamatan Curup Selatan.

Dari kelimanya, IJ dan HI kemudian ditetapkan sebagai tersangka. Menyusul kemudian MA yang ditetapkan tersangka setelah pengembangan atas pengakuan IJ dan HI. [red]

Sumber: tribratnewsbengkulu


RDNews. Polda Bengkulu kembali merilis keberhasilan Direktorat Resnarkoba dalam menangkap pelaku tindak pidana narkotika. Press Conference dipimpin oleh Kabid Humas Polda Bengkulu Kombespol. Sudarno didampingi oleh Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Bengkulu Kompol Nuswanto bertempat di ruang press room bid Humas Polda Bengkulu. Untuk kasus pertama pelaku jalan AK (35) yang…

RDNews. Tidak terima menjadi korban dugaan tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), seorang wanita inisial DJ (31) Warga Kecamatan Kota Manna, Senin (06/12) memilih melapor kepada pihak kepolisian. Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Juda Trisno Tampubolon, melalui Ps. Paur Humas AIPDA Suharyanto, membenarkan pihaknya menerima laporan dugaan KDRT dan telah…

RDNews. Pemerintah secara resmi telah membatalkan penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 di semua daerah. Menyikapi hal tersebut, Polda Bengkulu tidak akan mengurangi kewaspadaan di daerah untuk tetap menerapkan pengetatan guna mengurangi mobilitas di berbagai tempat memasuki perayaan natal dan tahun baru. Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Drs. Guntur…

RDNews. Kolaborasi apik bersama Polsek Taba Penanjung Polres Bengkulu Tengah, Tim Opsnal Elang Jupi Sat Reskrim Polres Kepahiang Polda Bengkulu Sabtu, (14/11) berhasil mengamankan seorang pria inisial Fe Alias Ni (18) yang menjadi DPO dugaan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Terduga pelaku masuk DPO kepolisian setelah melakukan curanmor pada…