Zainal Nahkodai PKB Bengkulu

RDNews. Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) memutuskan H. Zainal dalam Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Provinsi Bengkulu periode 2021-2025 menggantikan Herliardo.

Baca Juga

Hal tersebut dihasilkan saat Musyawarah Wilayah (Muswil) ke V DPW PKB Provinsi Bengkulu yang gelar di salah satu Hotel di Kota Bengkulu, Sabtu, (16/1).

Ketua DPP PKB M Yanuar Prihatin mengungkapkan keputusan DPP ini didasarkan pada tingkat kepengurusan PKB se Provinsi Bengkulu, sekaligus hasil urung rembuh dengan menggelar musyawarah dan mufakat, sehingga menghasilkan 5 nama inti di kepengurusan DPW PKB Provinsi Bengkulu periode 5 tahun mendatang.

Kelima nama itu adalah, Ketua Syuro KH. M Kosim, Sekretaris Renjes. Lalu Ketua Tanfidz H. Zainal, Sekretaris Tanfidz Suimi Fales dan Bendahara Soleh.



Menurut Yanuar, kelima nama ini diberikan tugas untuk melengkapi kepengurusan DPW PKB Provinsi Bengkulu yang baru.

“Di bawah kepemimpinan dan kepengurusan DPW PKB Provinsi Bengkulu yang baru ini, dapat membawa amanat struktur partai. DPP terlebih amanat terbesarnya, PKB di wilayah Provinsi Bengkulu jauh lebih siap lagi menghadapi Pemilu tahun 2024 dan bisa menjadi pemenang. Termasuk juga agar selalu kompak dan semangat,” harapnya.



Ketua DPW PKB Provinsi Bengkulu yang baru, H. Zainal menyampaikan, siap mengemban amanah dan kepercayaan sekaligus ucapan terima kasih, karena ini juga berdasarkan perencanaan dari pengurus partai se-Provinsi Bengkulu ke DPP. Oleh karena itu ia juga mengajak semua pengurus partai untuk bersama-sama mencapai target yang ingin di capai berdasarkan hasil Muswil ke V ini.

“Saya bersama kepengurusan wilayah yang baru siap menjalankan program kerja partai dan in. Pelayanan pekerjaan apapun jika dilaksanakan bersama-sama akan lebih ringan dan akan dialihkan. Bahkan dengan semangat kebersamaan dan keterbukaan, Insya Allah pada Pemilu tahun 2024, PKB di Provinsi Bengkulu bisa memperoleh 7 kursi dan meraih pucuk pimpinan tertinggi di DPRD Provinsi,” tegas dengan penuh semangat.



Dibagian lain, Ketua DPW PKB Provinsi Bengkulu yang lama, Herliardo juga berpesan, kepengurusan DPW PKB Provinsi yang baru agar dapat melakukan penataan struktur partai hingga ke tingkat desa.

Mengingat belajar dari pengalaman sebelumnya, tidak adanya kepengurusan partai sampai ke tingkat cabang, kesulitan dalam menggalang dukungan pada Pemilu. Termasuk dalam kumpulan partai di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Dengan lengkapnya struktur partai, Insya Allah PKB menang di Provinsi Bengkulu pada Pemilu tahun 2024, ” tutup Herliardo. [Red]

Sumber: SentralNews


Oleh : Elfahmi Lubis PRAHARA yang menimpah beberapa partai belakangan ini, dan terakhir terjadi di Partai Demokrat, seharusnya tidak hanya dilihat dari perspektif soal legal atau tidak legal secara hukum saja. Dan bukan juga hanya dilihat dari pertarungan politik para elit partai yang bersengkongkol dengan elit kekuasaan. Namun jauh dari…

RDNews. Tim jatanras Polda Bengkulu bersama Unit Reskrim Polres Bengkulu Tengah (Benteng) melakukan penyelidikan terhadap aksi bandit spesialisasi pecah kaca mobil yang terjadi dikawasan Jalan KZ Abidin Kelurahan Kebun Dahri Kota Bengkulu, Rabu (03/03). Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes pol. Sudarno mengatakan petugas telah memeriksa TKP dan juga mengambil keterangan…

RDNews. Informasi terkait bakal bergantinya Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu yang beredar belakangan akhirnya ditanggapi Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah. Namun akhirnya informasi tersebut dibantah langsung oleh orang nomor satu di Provinsi Bengkulu tersebut. Rohidin menyebut jika pihaknya belum mempunyai rencana untuk pengganti Sekda. Ia pun menegaskan bahwa informasi terkait Sekda…

RDNews. Sebanyak 38 bupati dan wali kota menandatangani komitmen pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP), Selasa (02/03), di Jakarta. Penandatanganan ini menjadi komitmen awal dibangunnya MPP di masing-masing daerah, yang akan mempermudah perizinan masyarakat dan meningkatkan ekonomi nasional. Penandatanganan ini disaksikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo…