Kuatkan Syiar Dakwah Melalui Media Digital

RDNews. Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bengkulu berkomitmen untuk menguatkan penyebaran dakwah melalui media. Kepala Kanwil Kemenag Kota, Zainal Abidin mengatakan jika dakwah bisa dilakukan dengan berbagai cara termasuk melalui media, baik itu cetak, digital maupun elektronik.

Hal tersebut ia ungkapkan dalam acara focus group discussion (FGD) bimbingan masyarakat islam dan sinergitas melalui media yang digelar di salah satu hotel Kota Bengkulu, Kamis (25/03).

“Dakwah akan lebih mudah dilakukan lewat media. Tidak bisa dipungkiri kalau perkembangan teknologi seperti sekarang memaksa kita untuk cepat beradaptasi. Informasi seperti apapun sekarang ini bisa diakses masyarakat lewat media,” katanya.

Ia pun meminta jajarannya untuk terus menggiatkan syiar dakwah. Selain itu beliau juga mengingatkan agar seluruh pegawai di lingkungan Kemenag Kota tidak alergi terhadap pelaku media termasuk para jurnalis.

“Syiar dakwah harus terus ditingkatkan, namun nilai-nilai dakwah ini harus tetap memperhatikan kerukunan umat beragama,” tambahnya.

Senada, Kasi Bimas Islam Kemenag Kota, Rolly Gunawan mengaku jika pihaknya akan terus berupaya meningkatkan kerjasama dengan media dalam mengemban misi dakwah.

“Kerjasama dengan media ini penting agar tujuan dan nilai-nilai dakwah kita mudah diterima oleh masyarakat. Oleh karena itu kedepan kita akan memaksimalkan peran media dalam perjuangan dakwah,” ungkapnya.

Sementara itu salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pusat, Rahiman Dani menyambut baik komitmen dari Kanwil Kemenag yang ingin menggandeng media dalam mengemban misi dakwah. Menurutnya langkah tersebut merupakan terobosan positif agar misi penyebaran dakwah dapat lebih mudah diterima masyarakat.

“Tentu ini suatu hal yang positif, kita semua berkewajiban menyampaikan dakwah kepada sesama. Melalui kerjasama dengan media, saya pikir ini akan menjadikan nilai-nilai dakwah yang kita sampaikan lebih mudah diserap oleh masyarakat,” ucapnya.

Untuk diketahui bahwa FGD tersebut turut dihadiri oleh forum kerukunan umat beragama Kota Bengkulu, Kepala KUA se-Kota Bengkulu, penyuluh agama, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota serta perwakilan organisasi Muhammadiyah dan NU. [ypb]

Share.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: