Program Sakti Tidak Sepenuhnya Terealisasi, Ini Kata Wabup Bengkulu Selatan

RDNews. Satu keluarga satu Sapi (Sakti) merupakan salah satu program Bupati Bengkulu Selatan (BS) Gusnan Mulyadi dan Wakil Bupati Rifa’i Tajuddin untuk memajukan masyarakat BS di bidang peternakan, namun pada tahun ini progam tersebut tidak sepenuhnya akan terealisasi, sebab terjadinya refocusing anggaran sehingga berimbas pada program tersebut.

Wakil Bupati (Wabup) BS Rifa’i Tajuddin mengatakan, sebelumnya pihaknya mengusulkan anggaran yang cukup untuk meluncurkan program Sakti ini dengan maksimal. Namun, karena kembali terjadi refocusing anggaran program Sakti pun ikut terpangkas.

“Kita sudah berusaha sebaik mungkin, namun karena anggaran tidak memungkinkan sehingga program Sakti tahun ini hanya bisa dilakukan dengan pilot project,” kata Wabup.

Ditambahkan Wabup, dengan 15 ekor Sapi sebagai pilot project pada tahun ini bisa dilakukan dengan memaksimalkan serta dengan pengawasan yang lebih teliti untuk keberhasilan program Sakti kedepannya.

Sebab, jika program Sakti ini berjalan 100 persen tentunya membutuhkan pengawasan yang maksimal karena Sapi yang di turunkan berjumlah banyak dan di tambah lagi SDM di bidang peternakan belum memadai, tentunya tingkat kegagalan akan cukup beresiko.

“Bagi saya pilot project dengan 15 ekor Sapi ini dapat kita pelajari tingkat kegagalannya secara bersama tentunya dengan pengawasan yang lebih teliti,” ungkapnya

Dirinya mencontohkan, jika program Sakti ini berjalan sesuai rencana atau dengan 500 hingga 1000 ekor Sapi, tentu membutuhkan energi, pemikiran dan pengawasan yang cukup luas dan di tambah pengalaman di bidang peternakan ini belum memadai pastinya tingkat kegagalannya cukup berpotensi.

“Jadi kita mulai dari yang sedikit untuk mempelajari di bidang peternakan ini, sukses baru kita hajar,” pungkasnya dilansir RMOLBengkulu.id. [ypb]

Share.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: