Evaluasi Penyebaran Covid-19 Di Kota Bengkulu

RDNews. Evaluasi dan vaksinasi penyebaran covid-19 di Kota Bengkulu akan segera dilakukan dalam watu dekat ini, mengingat dan mengacu pada beberapa daerah seperti Jakarta.
Saat ini suda kembali melakukan PPKM, diketahui penyebaran covid kembali merebak di tenga-tenga masyarakat, dari sembilan kecamatan di Kota Bengkulu hanya dua kecamatan yang masih dikatagorikan Zona Hijau. Dua kecamatan dikatagorikan dizona hijau ini tidak menutup kemungkinan kembali akan ikut menjadi berali status ke zonah Orange atau Merah.

“Sekarang Pemerintah Kota Melakukan Evaluasi, karena seperti pemerintah Jakarta suda melakukan lagi status PPKMnya, oleh kaena itu kota bengkulu dipandang penting kayaknya suda namba lagi kasus dengan masuknya omicron, pemerintah Kota segera, kalau saya lenbih menekankan pada segera ditiadakan tatap muka, sekolah online, anak-anak ini suda banyak juga terpapar, lakukan evaluasi segerah, kita langsung bisa menekan peningkatan jumlah yang terpapar itu,” jelas Ketua Komisi I DPRD Kotang Bengkulu, Teuku Zulkarnain, Kamis (03/02).

Penyebaran covid-19 tidak hanya menyebar melalui masyarakat secara umum, namun sekolah-sekolah yang suda melakukan pembelajaran secara tatap muka, juga menjadi ladang penyebaran covod-19.

Pada kerumunan seperti diacara pernikahan, hajatan. Pemerintah kota bengkulu akan mengevaluasi dan melakukan percepatan vaksinasi baik masyarakat secara umum, anak-anak di sekolah-sekolah dan jompo,  ini akan dilakukan dengan terjun langsung ke lapangan dalam hal ini petugas medis akan melakukan door to door, kerumah-rumah, ke sekolah-sekolah, untuk melakukan vaksinasi.

“Tatap muka itu sebaiknya memang harus dievaluasi lagi, kalau dengan keadaan covid yang semakin merebak lagi,  kemudian pesta dan sebagainya, kemudian coba dievaluasi, kalau kira-kira memang menurut satgas itu masi dalam tahap aman silakan, tapi kalau kenyataan bahwa hari ini dari sembilan kecamatan dinyatakan dua yang hijau,  saya yakin dalam waktu dekat mungkin kembali orange atau merah. karena perjalanan masyarakat inikan sangat cepat, yang di kecamatan satu ke kecamatan yang lain. banyak kemudian dia terkena covid tapi tidak merasakan, tapi kemudian dia menyebarkan, jadi kemungkinan orang-orang rentan terhadap fisiknya dia muda terpapar sekali,” sambung Teuku.

Teuku juga mengajak kepada semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama memberikan suport, mendukung langka pemerintah untuk menekan laju penyebaran covid ini dengan mematuhi protokol kesehatan, tidak berkerumun, memakai masker dan jaga jarak. Hal ini dimaksudkan agar penyakit yang mematikan ini segerah dapat dikendalikan dan tidak terus menerus menjadi waba. yang tumbuh subur di tenga-tenga masyarakat khususnya Kota Bengkulu. [yendro]

Share.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: