Sutardi Akan Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Dari Hasil Reses

RDNews. Reses Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kota Bengkulu. Bapak Sutardi,SH komisi II dari fraksi Golkar telah dilaksanakan, bertempat di Perumahan Bumi Mas Kel. Bentiring Kec. Muarah bangkahulu di Masjid Al-Misbah (Sabtu, 26/22).

Dalam sambutannya Sutardi,SH menyampaikan kepada masyarakat ucapan terimakasih atas kehadiran warga masyarakat dan berharap agar warga masyarakat yang hadir menyampaikan aspirasinya.

“Bapak ibu sekalian, terutama saya mengucapkan terimakasih kepada warga masyarakat yang bisa hadir, pada malam ini, saya akan menampung aspirasi bapak ibu sekalian, kemungkinan ada aspirasi yang disampaikan pada malam ini, insyaallah akan kami perjuangkan bersama-sama bapak wali kota Madya Bengkulu,” tegas Sutardi.

Turut hadir dalam acarah, dari pihak Dinas Perhubungan, Dinas Sosial dan Pengurus Masjid Al-Misbah, serta warga masyarakat Perumahan Bumi Mas, Perumahan Guru dan Perumahan RumReha serta dari awak media.

“Semua Keluhan warga masyarakat, silakan disampaikan kita tampung dan itu sudah tercatat menjadi dokumen Negara, ada notulen yang mencatat, ada juga yang videokan, akan disampaikan pada akhir tahun,”tutur Sutardi.

Dalam acarah berlangsung Sutardi,SH yang merupakan DPRD, Komisi II dari Fraksi Golkar Kota Bengkulu ini, menampung semua aspirasi masyarakat yang disampaikan, tidak hanya masyarakat Perumahan Bumi Mas, juga aspirasi dari masyarakat Perumahan Guru, Perumahan RumReha, yang mengeluhkan belum terealisasinya pembangunan jalan dan drenase serta disampaikan juga masalah lampu jalan.

Sutardi,SH berjanji akan memperjuangkan aspirasi masyarakat yang menjadi agenda kerjanya sebagai wakil dari masyarakat.

“Alhamdulillah Reses malam ini sukses, permintaan warga ada yang paling utama diprioritaskan drenase untuk pembuangan air itu yang diutamakan, drenase itu lebih kurang satu kilo meter, sebenarnya Dinas Pekerjaan Umum (PU), suda surve. Saya minta pada dinas Pekerjaan Umum dan Pak Wali Kota, tahun ini kalau ada anggarannya kita segera sampaikan untuk dibangun, jangan sampai hujan sebentar banjir lagi, kedua masalah jalan, sebagian sudah selesai tahun lalu, ada beberapa gang jalan perumahan untuk jalan utamanya belum, yang ke tiga pemekaran Rukun Tetangga (RT), suda dimekarkan tapi belum diakui Kota Madyah itu akan kita dorong. Perumahan Bumi Mas sudah 300 Kepala Keluarga, artinya itu sudah sebuah Desa, tidak layak lagi untuk Rukun Tetangga (RT), syaratnya sudah lebih,” demikian Sutardi. [yendro]

Share.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: